Majene, Sulbar.99news.id—Menu makan bergizi gratis (MBG) pada bulan Ramadhan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat menjadi sorotan sejumlah masyarakat dan wali murid, salah satunya Rahman wali murid dari salah satu siswa SD di Majene.
Ia mengaku sangat prihatin dan kecewa melihat menu MBG yang diterima anaknya hanya berupa roti murahan, telur, abon dan pisang.
”Menunya asal-asalan, hanya sepotong roti, itupun rotinya sepertinya sudah tidak layak dikonsumsi, pisang dan telur, yaa kadang kurma, itu saja,”ungkap Rahman dengan nada sedikit kesal..

Menurutnya, pembagian menu MBG di beberapa Sekolah di Majene juga berbeda-beda vorsinya, ada yang cuma sepotong roti, kurma dan buah pisang, ada kurma, roti telur dan buah jeruk.
“Kalau kita hitung-hitung harganya tidak sampai 5 ribu, makanya kenapa ramai orang tua mengeluhkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan. Menu yang dibagikan untuk konsumsi ini dinilai terlalu sederhana dan belum mencerminkan standar gizi yang diharapkan,” kesalnya.
Ia juga mempertanyakan kecukupan asupan tersebut untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekolah, terlebih program MBG digadang-gadang sebagai upaya peningkatan kualitas gizi.

“Jadi kami dari para orang tua siswa ingin tahu sebenarnya anggaran per anak itu berapa. Kalau isinya seperti ini, rasanya jauh dari yang dibayangkan masyarakat,” katanya
Hal senada juga disampaikan orang tua lainnya, Murniati yang juga menyampaikan keluhan serupa terkait MBG versi ramadan ini
Murni mengaku anaknya menerima menu yang menurutnya sangat tak sejalan dengan program tersebut. “Anak saya cuma dapat sepotong roti, telur dan susu, itu saja,” ujarnya.(Ali)












