Estafet Kepemimpinan Polda Sulbar, Pataka Siamasei Resmi Diserahkan kepada Irjen Pol Totok Suharyanto

MAMUJU — Estafet kepemimpinan Kepolisian Daerah Sulawesi Barat resmi memasuki babak baru. Penyerahan Pataka Siamasei dari Kapolda lama, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, kepada Kapolda baru, Irjen Pol Totok Suharyanto, menjadi simbol keberlanjutan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Bumi Malaqbi.

Prosesi penyerahan Pataka Siamasei berlangsung di lapangan utama Markas Polda Sulawesi Barat sebagai bagian dari rangkaian tradisi penyambutan Kapolda baru. Momentum tersebut menandai peralihan tanggung jawab kepemimpinan, sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan kepolisian harus terus berjalan tanpa terputus meski terjadi pergantian pejabat.

Dalam prosesi itu, Pataka Siamasei menjadi simbol estafet pengabdian dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kepolisian di wilayah Sulawesi Barat. Pergantian kepemimpinan diharapkan tidak hanya menjadi rotasi jabatan, tetapi juga memperkuat komitmen institusi dalam memberikan pelayanan yang profesional, transparan, adil, dan humanis.

Kapolda lama, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polda Sulbar serta masyarakat atas dukungan dan sinergi yang terbangun selama dirinya menjalankan tugas di Sulawesi Barat.

Sementara itu, Kapolda Sulbar yang baru, Irjen Pol Totok Suharyanto, menegaskan kesiapannya melanjutkan program-program yang telah dirintis pendahulunya. Mantan Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri tersebut menempatkan keberlanjutan pelayanan publik dan pelaksanaan tugas kepolisian sebagai bagian penting dari amanah kepemimpinannya.

Ia menekankan bahwa seluruh fungsi kepolisian harus berjalan optimal, mulai dari pelayanan administrasi hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat dan penegakan hukum.

“Mulai dari pelayanan administrasi hingga respons cepat penegakan hukum harus berjalan bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tuturnya.

Menurutnya, penyerahan Pataka Siamasei bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan amanah untuk memastikan pelayanan kepolisian di jajaran Polda Sulbar terus berjalan secara berkesinambungan, adil, dan humanis.

Ke depan, tantangan Polda Sulbar tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik, kepastian penanganan laporan, serta kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh warga.

Karena itu, keberlanjutan program harus dibarengi dengan pelaksanaan tugas yang profesional, keterbukaan informasi, dan pengawasan yang konsisten agar setiap pelayanan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Penyerahan Pataka Siamasei pun menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi Irjen Pol Totok Suharyanto dalam memimpin Polda Sulawesi Barat. Harapannya, semangat pengabdian yang diwariskan dapat terus diperkuat melalui kerja nyata, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang perlu diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas demi menjaga keamanan, memberikan kepastian hukum, dan membangun kepercayaan publik di Sulawesi Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *