OPINI  

Merindukan Malam Lailatul Qadr

Catatan: Jajat Munadjat

Dalam siklus tahunan terdapat keistimewaan dan kemuliaan tersendiri pada setiap bulan-bulan qamariah, salahsatunya adalah bulan yang mulia nan agung, yakni penghulu dari segala bulan sebagai sayyidussuhud, juga telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala sebagai bulan yang penuh keberkahan atau syahrul mubarak, dia adalah bulan Ramadhon, karena ia menjadikan sebulan penuh diwajibkan bagi setiap insan yang beriman untuk melaksanakan puasa (shaum) pada siang hari, dengan tujuan untuk mencapai derajat taqwa, dan ramadhonpun sangat mulia karena bulan inilah momen diturunkannya wahyu (firman) Tuhan yang dikenal dengan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi semua manusia, dan lebih teristimewa lagi karena dimalam-malam Ramadhon itu ada satu malam lebih baik dari 1000 bulan, dialah yang dikenal dengan Lailatul Qadr;

Apakah itu lailatul qadr? Al Qur’an telah menjelaskan dalam surah Al Qadr Ayat 1-5, berikut surah Ad Dhuhan, dan beberapa surah lainnya yang terkait, dan pada intinya menyebutkan bahwa, Al Qur’an diturunkan pada malam lailatul qadr, dan lailatul qadr adalah lebih baik dari pada seribu bulan, dan malam itu turunnya para malaikat, ruh (jibril) atas izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan, dan sejahteralah malam itu hingga terbit fajr;

Lebih jauh pemaknaan lailatul qadr adalah malam yang penuh keagungan, kemuliaan dan keberkahan sebagaiman telah disebutkan sebelumnya, juga menjadi malam ketetapan taqdir atau qadr yang masih dapat dirubah, dievalusi, direvisi, dan ditetapkan qadr terbarunya, khususnya bagi setiap insan yang telah diijabah do’anya di malam kemuliaan itu; Hal inilah yang disebut dengan takdir muallaq atau takdir bersyarat, artinya ketentuan Allah Ta’ala yang realisasinya berkaitan pada usaha (ikhtiar), do’a, dan kesungguhan yang bersangkutan; Sebaliknya ada juga yang disebut takdir mubram atau mutlak, artinya ketetapan Allah SWT yang sudah pasti terjadi dan tidak berubah, serta tak dapat dihindari, contohnya adalah kematian atau ajal yang pasti adanya;

Bagaimana mempersiapkan diri untuk meraih malam lebih baik dari 1000 bulan? Para ulama memberikan panduan atau tips, diantaranya:

  • melakukan i’tikaf di masjid
  • melaksanakan qiyamullail (sholat tarwih, tahajjud, witir)
  • tilawah, tadarrus, dan tadabbur Al Qur’an
  • banyak berdo’a dan berdzikir
  • intens infak dan sadaqah, plus tunaikan segera zakatnya
  • memperbanyak amalan saleh lainnya;

Terkait i’tikaf dan qiyamullail, saat ini sudah banyak masjid di Makassar yang membuka paket i’tikaf, sholat lail, dan lain-lain, tercatat yang sudah lama ada masjid raya, masjid wihdah ummah, dan beberapa mesjid lainnya, sedang yang tergolong baru lebih banyak lagi dibanding yang sudah lama, dan hampir terdapat diberbagai penjuru kota makassar, baik ditengah pemukiman maupun di kompleks perumahan;

Dari amatan dan pengalaman penulis dimulai sekira dua dekade yang lalu hingga sekarang, bahwa masing-masing jama’ah mempunyai masjid favorit untuk ikuti sholat lail atau sholat tahajjud bejamaa’ah, ada yang mempertimbangkan jarak rumah ke masjid, faktor kekhusu’an, ketenangan, suasana kenyamanan, dan suara bacaan imam itu sendiri, serta pilihan bacaan Al Qur’an, ada satu juz semalam, seperti di masjid wahdah ummah milik Wahdah Islamiyah (WI), shalot lailnya 8 rakaat dengan pola 2 + 2 + jeda (umumnya baca Al Qur’an yang nyaris semuanya jama’ah tilawah) + 2 + 2 + 3 (witir), durasinya sekira 2 jam (pukul 02:00 sd 04:00), dengan imam yang bersuara merdu, khas, dan syahdu dari ustadz Hasbin Hafidzahullahuta’ala;

Kembali ke malam 1000 bulan atau lailatul qadr, adakah fenomena yang dilihat atau tanda yang dirasakan? Para ulama memberikan gambaran tentang hadirnya malam lailatul qadr dengan tanda-tanda, antara lain:

  • ada pada diri sendiri, dirasakan dan diyakini, bagi setiap insan yang telah diberkahi;
  • terdapat fenomena alam yang sejuk, tenang, dan dipagi hari mentari agak redup, mendung, dedaunan pohonpun pada diam tak bergerak;
  • ngefek pada kuantitas dan kualitas ibadah yang semakin meningkat setelah ramadhon usai;

Itulah sekilas gambaran tentang laillatul qadr, mudah-mudahan kita semua bisa meraih keberkahan dan kemuliaan malam 1000 bulan, Amin;

Makassar, Maret 2026

Jajat MM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *